Hamas: Israel Tidak Serius Soal Kesepakatan Pertukaran Tahanan

Jum'at, 17 Desember 2021 - 05:30 WIB
Pada awal bulan ini, Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh telah mengancam bahwa empat tawanan Israel yang ditahan oleh Hamas "tidak akan melihat cahaya hari," N12 melaporkan. Haniyeh mengomentari para tawanan karena negosiasi mengenai pertukaran tahanan menemui kebuntuan.

"(Para tawanan) tidak akan melihat cahaya hari sampai tahanan kami menjadi orang bebas," kata Haniyeh. Ia menambahkan, Hamas melihat sejumlah besar tahanannya di penjara-penjara Israel sebagai "sumber kebanggaan". “Para tahanan (Palestina) adalah prioritas utama Hamas dan gerakan perlawanan," tegasnya.

Baca: Google Dituding Dapat Untung dari Penjualan T-shirt yang Mendukung Hamas

Gerakan perlawanan Palestina berusaha untuk menjamin pembebasan sekitar 5.000 tahanan Palestina dengan imbalan tentara Israel. Israel, bagaimanapun, ingin meredakan pengepungan di Jalur Gaza sebagai gantinya.

Sementara itu, al-Hayya mengatakan bahwa pendudukan Israel melanjutkan pelanggarannya di Masjid Al-Aqsha, memperingatkan bahwa ini akan memicu respons baru oleh perlawanan Palestina.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!