Ulama Dihukum Mati di Arab Saudi, Timur Tengah Gempar Seketika

Kamis, 02 Desember 2021 - 16:21 WIB
Dia juga mengancam akan memimpin Provinsi Timur yang kaya minyak untuk memisahkan diri jika kerajaan Arab Saudi tidak mengubah kebijakannya terhadap minoritas Syiah.

Iran sebagai saingan Arab Saudi mengatakan, mengeksekusi Nimr sangat merugikan Arab Saudi. Pemerintah Iran juga telah memperingatkan Arab Saudi bahwa pihak Arab Saudi akan membayar mahal untuk eksekusi tersebut.

Kecaman menghujani Arab Saudi dari gerakan politik Syiah di seluruh wilayah Timur Tengah. Dewan Syiah Lebanon menyebut eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr sebagai "kesalahan besar".

Sementara kelompok Hizbullah Lebanon menyebutnya sebagai "pembunuhan". Sheikh Nimr al-Nimr mendapat hukuman mati pada Oktober 2015.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!