Dijuluki 'Anak Tuhan', Pendiri Gereja Paksa Gadis-gadis Berhubungan Intim Dengannya
Senin, 22 November 2021 - 14:01 WIB
Apollo Carreon Quiboloy, pendiri gereja Filipina, yang dituduh memaksa gadis-gadis muda berhubungan seks dengannya dengan ancaman kutukan abadi. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Apollo Carreon Quiboloy, pendiri sebuah gereja Filipina dituduh memperdagangkan gadis-gadis muda dan memaksa mereka untuk berhubungan seks dengannya. Pria yang dijuluki oleh anggota gereja sebagai "Anak Tuhan yang Ditunjuk" itu kini menghadapi dakwaan di pengadilan Amerika Serikat (AS), meski dirinya masih berada di Filipina.
Menurut Departemen Kehakiman AS, Quiboloy dalam aksinya mengancam para gadis muda dengan "kutukan abadi" jika mereka menolak "melayani"-nya.
Baca juga: Skandal Seks Miliarder Michael Goguen dengan 5.000 Wanita Guncang AS
Departemen itu mengatakan Quilboloy mengumpulkan uang tunai berkedok amal yang berbasis di California. Uang tunai itulah yang dia gunakan untuk merekrut para gadis muda di Filipina yang akan dibawa ke AS untuk bekerja di sebuah gereja bernama Kingdom of Jesus Christ, The Name Above Every Name (KOJC).
Pengumuman dakwaan terhadap Quilboloy, yang disebut-sebut sebagai sekutu Presiden Rodrigo Duterte, diumumkan Departemen Kehakiman Amerika pada pekan lalu.
Beberapa gadis yang direkrut akan dipekerjakan untuk mengumpulkan lebih banyak uang guna membantu mendanai gaya hidup mewah Quiboloy.
Menurut Departemen Kehakiman AS, Quiboloy dalam aksinya mengancam para gadis muda dengan "kutukan abadi" jika mereka menolak "melayani"-nya.
Baca juga: Skandal Seks Miliarder Michael Goguen dengan 5.000 Wanita Guncang AS
Departemen itu mengatakan Quilboloy mengumpulkan uang tunai berkedok amal yang berbasis di California. Uang tunai itulah yang dia gunakan untuk merekrut para gadis muda di Filipina yang akan dibawa ke AS untuk bekerja di sebuah gereja bernama Kingdom of Jesus Christ, The Name Above Every Name (KOJC).
Pengumuman dakwaan terhadap Quilboloy, yang disebut-sebut sebagai sekutu Presiden Rodrigo Duterte, diumumkan Departemen Kehakiman Amerika pada pekan lalu.
Beberapa gadis yang direkrut akan dipekerjakan untuk mengumpulkan lebih banyak uang guna membantu mendanai gaya hidup mewah Quiboloy.
Lihat Juga :