Beraksi Sendirian, Teroris Liverpool Rencanakan Serangan 6 Bulan
Kamis, 18 November 2021 - 03:46 WIB
Detektif juga mengumpulkan rincian kehidupan al Swealmeen dan mengatakan seorang kerabat memberi tahu mereka bahwa dia lahir di Irak. Dia mengajukan suaka di Inggris pada 2014, tetapi ditolak, kata pihak berwenang. Tidak jelas apa status hukumnya pada saat pengeboman terjadi.
Polisi juga telah mengkonfirmasi bahwa di masa lalu al Swealmeen dirawat karena penyakit mental.
Pendeta di dua gereja Liverpool mengatakan al Swealmeen telah berpindah agama dari Islam ke Kristen dan tampak tulus dalam imannya.
Joy Gambardella, seorang pengkhotbah awam di Gereja Emmanuel di kota itu, mengatakan bahwa Al Swealmeen adalah seorang Kristen yang berkomitmen.
“Dia dulu suka membuat kue dan dia melakukan kursus membuat kue. Dia juga membuat pizza,” kata Gambardella.
“Dia biasa membuat kue untuk gereja dan menjualnya," imbuhnya.
Polisi juga telah mengkonfirmasi bahwa di masa lalu al Swealmeen dirawat karena penyakit mental.
Pendeta di dua gereja Liverpool mengatakan al Swealmeen telah berpindah agama dari Islam ke Kristen dan tampak tulus dalam imannya.
Joy Gambardella, seorang pengkhotbah awam di Gereja Emmanuel di kota itu, mengatakan bahwa Al Swealmeen adalah seorang Kristen yang berkomitmen.
“Dia dulu suka membuat kue dan dia melakukan kursus membuat kue. Dia juga membuat pizza,” kata Gambardella.
“Dia biasa membuat kue untuk gereja dan menjualnya," imbuhnya.
Lihat Juga :