Protes Kondisi Kerja, 50 Pramugari Tanggalkan Pakaian di Alun-alun Kota Roma

Selasa, 26 Oktober 2021 - 06:00 WIB
Seorang pramugari ITA Airways mengatakan, bahwa selain menerima pemotongan gaji, mereka juga kehilangan senioritas dan diperlakukan lebih buruk di tempat kerja. “Mereka kehilangan peringatan awal tentang di mana dan kapan mereka akan bekerja,” sebut serikat pekerja.

Sementara itu, Presiden ITA Airways, Alfredo Altavilla sebelumnya menyebut ancaman aksi mogok sebagai "suatu hal yang memalukan nasional". Dia mengklaim staf maskapai menyetujui kondisi kerja saat ini dan dilaporkan membandingkan keluhan mereka dengan pengemudi yang melihat ke kaca spion.

Baca: Terkena PHK Akibat Pandemi COVID-19, Pramugari Cantik Jadi Penjual Jamu

"Tawar-menawar kontrak lebih dari selesai. Mereka semua setuju, dan mereka telah menandatangani kontrak yang kami kirimkan kepada mereka," kata Altavilla kepada Il Fatto Quotidiano awal bulan ini.

Dari 10.500 staf Alitalia, hanya 2.800 yang telah dipekerjakan oleh ITA. Dan, maskapai baru telah mempertahankan 52 dari 110 pesawat Alitalia. Dilaporkan pula, sangat sedikit yang berubah di sektor layanan untuk penumpang.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!