China: AS Jadikan Ancaman Rudal Hipersonik Alasan Ekspansi Militer
Rabu, 20 Oktober 2021 - 03:33 WIB
Wang mengklaim histeria atas peluncuran roket hipersonik China hanyalah upaya AS untuk mencari alasan lain guna memperluas kekuatan militernya dan mencari keuntungan keamanan mutlak.
Dia mengatakan para pejabat AS menciptakan narasi mereka sendiri dengan membicarakan kemajuan teknologi China sambil mengabaikan fakta bahwa Washington memiliki persenjataan nuklir terbesar dan tercanggih di dunia dan harus menginvestasikan triliunan dolar untuk meningkatkan triad nuklir – referensi ke tiga metode AS dalam menyebarkan senjata nuklir: dari darat, kapal selam, dan udara.
Wang menambahkan bahwa AS terus mendorong mentalitas perang dinginnya, dan kurangnya komitmennya terhadap perjanjian perlucutan senjata nuklir. Ia mencatat penarikan Washington dari Perjanjian Rudal Anti-Balistik dan Perjanjian Rudal Jangka Menengah.
Setelah laporan muncul pada hari Sabtu bahwa China telah melakukan uji coba rudal hipersonik yang mengelilingi dunia pada bulan Agustus, Robert Wood, duta besar perlucutan senjata Amerika, mengatakan Washington sangat prihatin.
Baca juga: Uji Coba Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir, China Kejutkan AS
Dia mengatakan para pejabat AS menciptakan narasi mereka sendiri dengan membicarakan kemajuan teknologi China sambil mengabaikan fakta bahwa Washington memiliki persenjataan nuklir terbesar dan tercanggih di dunia dan harus menginvestasikan triliunan dolar untuk meningkatkan triad nuklir – referensi ke tiga metode AS dalam menyebarkan senjata nuklir: dari darat, kapal selam, dan udara.
Wang menambahkan bahwa AS terus mendorong mentalitas perang dinginnya, dan kurangnya komitmennya terhadap perjanjian perlucutan senjata nuklir. Ia mencatat penarikan Washington dari Perjanjian Rudal Anti-Balistik dan Perjanjian Rudal Jangka Menengah.
Setelah laporan muncul pada hari Sabtu bahwa China telah melakukan uji coba rudal hipersonik yang mengelilingi dunia pada bulan Agustus, Robert Wood, duta besar perlucutan senjata Amerika, mengatakan Washington sangat prihatin.
Baca juga: Uji Coba Rudal Hipersonik Berkemampuan Nuklir, China Kejutkan AS
Lihat Juga :