Beijing Ancam Serangan Balik jika AS Bahayakan Kepentingan China

Selasa, 02 Juni 2020 - 08:32 WIB
"Pembatasan Washington secara serius mencampuri urusan dalam negeri China dan merusak hubungan AS-China," ujar Zhao, seperti dikutip AFP, Selasa (2/6/2020).

Rilis Gedung Putih pada Jumat pekan lalu mengumumkan langkah-langkah yang menargetkan para mahasiswa dan peneliti China atas tuduhan terlibat dalam akuisisi teknologi sensitif Amerika Serikat dan kekayaan intelektual untuk memodernisasi militer Beijing. "Ini adalah ancaman bagi vitalitas ekonomi jangka panjang bangsa kita dan keselamatan dan keamanan rakyat Amerika," bunyi rilis Gedung Putih.

Trump pada Jumat juga mengumumkan posisi AS adalah bahwa Hong Kong tidak lagi cukup otonom untuk mendapatkan perlakuan khusus Amerika. "Dan karenanya tunduk pada sejumlah pembatasan," ujar Trump. (Baca juga: China Usir Kapal Perang AS Bersenjata Rudal dari Laut China Selatan )

Pada hari Jumat, Zhao meminta AS untuk berhenti mencampuri urusan dalam negeri China.

Hong Kong adalah koloni kerajaan Inggris dari tahun 1841, ketika direbut oleh Inggris setelah kekalahan China dalam Perang Candu Pertama. Pada 1997, Inggris menyerahkan kendali Hong Kong pada China dan kota itu menjadi wilayah administrasi khusus Republik Rakyat China.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!