Peneliti AS Prediksi Tiga Kemungkinan 'Masa Depan' Covid-19

Selasa, 02 Juni 2020 - 03:30 WIB
Virus pandemi influenza dan coronavirus adalah virus baru di dunia yang tidak memiliki kekebalan terhadapnya, keduanya menyebar melalui tetesan dan aerosol kecil, keduanya dapat ditularkan melalui orang yang tidak menunjukkan gejala apa pun dan keduanya mampu menginfeksi jutaan orang.

Skenario prediksi mereka untuk masa depan pandemi Covid-19 adalah sekenario pertama, gelombang pertama infeksi Covid-19 pada musim semi 2020 diikuti oleh serangkaian gelombang kecil yang terjadi secara konsisten selama satu atau dua tahun, yang secara bertahap akan berkurang pada tahun 2021.

Para peneliti mengatakan bahwa pemerintah harus mengembalikan atau mengurangi langkah-langkah pengendalian seperti penguncian dan jam malam, tergantung pada ketinggian puncak pandemi.

Skenario kedua atau kasus terburuk, di mana gelombang pertama infeksi Covid-19 pada musim semi 2020 diikuti oleh gelombang yang lebih besar pada musim gugur atau musim dingin tahun 2020 dan kemudian satu atau lebih gelombang yang lebih kecil pada tahun 2021.

(Baca: Jaga Jarak, Ribuan Orang Antre di Sekolah dan IKEA Inggris )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!