Iran Sangkal Pembunuhan Ilmuwan Nuklirnya dengan Senjata Canggih Mossad

Senin, 20 September 2021 - 10:54 WIB
Menurut laporan itu, senjata yang membunuh sang ilmuwan adalah senapan mesin FN MAG buatan Belgia yang dimodifikasi yang dipasang pada robot dan ditenagai oleh artificial intelligence atau kecerdasan buatan.

New York Times mengatakan laporannya berasal dari wawancara dengan pejabat AS, Israel dan Iran, termasuk dua pejabat intelijen yang mengetahui rincian perencanaan dan pelaksanaan operasi Mossad.

Khatibzadeh membantah klaim laporan itu, dengan mengatakan intelijen Iran memiliki semua rincian tentang insiden tersebut, termasuk semua orang yang terlibat.

Awalnya, ada laporan saksi melihat dua pembunuh di tempat kejadian. Tetapi dua hari setelah pembunuhan itu, sebuah laporan oleh kantor berita Fars yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan tidak ada pembunuh di tempat kejadian dan senjata itu dioperasikan dari jauh.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!