Militer Rusia: Sistem Rudal Suriah Tembak Jatuh 21 dari 24 Rudal Israel

Sabtu, 04 September 2021 - 12:20 WIB
Tel Aviv telah melakukan ratusan serangan serupa di Suriah selama perang satu dekade melawan kelompok pemberontak jihadis, termasuk beberapa dalam beberapa pekan terakhir.

Para pejabat Israel sering mengutip kehadiran militan yang didukung Iran di Suriah untuk membenarkan operasinya, melihatnya sebagai ancaman.

Teheran dan Moskow sama-sama mendukung Damaskus melawan teroris ISIS dan pemberontakan ekstremis, yang terus berkecamuk di provinsi Idlib, di mana banyak milisi diizinkan melarikan diri berdasarkan kesepakatan rekonsiliasi dengan pemerintah Suriah.

Pada hari Jumat, Pusat Rekonsiliasi Rusia untuk Suriah mencatat bahwa kelompok teroris Jabhat al-Nusra—afiliasi utama al-Qaeda di Suriah—telah meluncurkan sekitar 35 serangan terhadap pasukan Suriah di Idlib selama satu setengah hari terakhir.

Kelompok itu mengepalai organisasi payung jihad yang dikenal sebagai Hayat Tahrir al-Sham, dan merupakan salah satu pemberontak terakhir setelah pasukan pemerintah Suriah, yang didukung oleh dukungan udara Rusia dan milisi Iran, menahan pemberontak yang tersisa di sebagian kecil Idlib.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!