Penerjemah yang Bantu Selamatkan Biden pada 2008, Tertinggal di Afghanistan

Rabu, 01 September 2021 - 06:01 WIB
Baca juga: Pertempuran Pecah di Lembah Panjshir, 8 Pasukan Taliban Meregang Nyawa

Mohammed bersama banyak warga Afghanistan yang dulu bekerja untuk negara asing di Afghanistan, takut akan pembalasan Taliban.

Baca juga: Hengkang dari Afghanistan, Media China: AS Tidak Sekuat yang Dikira

Setelah Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, mereka mengungkapkan banyak janji untuk merehabilitasi citra mereka.

Taliban menjanjikan amnesti kepada pegawai pemerintah dan tentara serta berjanji melindungi hak-hak perempuan.

Aktivis dan jurnalis lokal, bagaimanapun, mengatakan kenyataan di lapangan sangat berbeda. Banyak laporan tentang penggeledahan rumah dan penangkapan orang-orang yang menurut janji Taliban tidak akan mereka balas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!