Peneliti AS Temukan Zona Mati Skala Besar di Teluk Meksiko

Minggu, 08 Agustus 2021 - 10:33 WIB
Zona mati adalah area bawah laut di mana kadar oksigen sangat rendah sehingga tidak ada kehidupan laut yang dapat bertahan hidup di sana. Foto/Ist
WASHINGTON - Ilmuwan Amerika Serikat (AS) telah menemukan zona mati dalam skala besar. Zona mati rata-rata mencakup sekitar 5.400 mil, tetapi yang ditemukan di dasar Teluk Meksiko sekitar 6.334 mil persegi, atau setara dengan lebih dari empat juta hektar habitat.

Menurut National Oceanographic and Atmospheric Administration (NOAA), zona mati adalah area bawah laut di mana kadar oksigen sangat rendah sehingga tidak ada kehidupan laut yang dapat bertahan hidup di sana. Mereka terjadi secara alami, tetapi para peneliti khawatir bahwa semakin banyak gurun biologis ini berkembang karena aktivitas manusia.



"Distribusi oksigen terlarut rendah tidak biasa ditemukan musim panas ini,” kata Nancy Rabalais, seorang profesor di Louisiana State University yang memimpin penelitian. Baca juga: Rebut Kota Zaranj, Taliban Parade dengan Humvee Buatan AS

“Kondisi oksigen rendah sangat dekat dengan pantai dengan banyak pengamatan menunjukkan kekurangan oksigen hampir lengkap,” sambungnya, seperti dilansir Sputnikk pada Minggu (8/8/2021).

NOAA menuturkan, zona mati terjadi secara alami, tetapi para peneliti mengatakan bahwa aktivitas manusia telah menyebabkan perluasan area ini.

Limbah dari pertanian dan perternakan masuk ke lautan, di mana itu merangsang pertumbuhan alga, yang pada gilirannya mati dan membusuk. Selama proses tersebut, bakteri pemakan oksigen membusukkan alga dan selanjutnya menyebabkan terciptanya zona mati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!