Kebakaran Turki Parah, 4 Tewas dan Ribuan Wisatawan Dievakuasi

Sabtu, 31 Juli 2021 - 03:33 WIB
“Angka-angka itu di luar skala dibandingkan dengan 19 tahun terakhir,” kata Mark Parrington, seorang ilmuwan senior di Layanan Pemantauan Atmosfer Copernicus Uni Eropa.

Dia mengatakan asap dari kebakaran di dekat Antalya dan Mersin sekarang melayang ke Siprus.

Baca juga: Indahnya Fenomena Cuaca Arab Saudi seperti Negeri di Atas Awan

Penduduk kota yang terkena dampak mengatakan kepada wartawan bahwa mereka belum pernah melihat yang seperti itu. Ibrahim Aydn, seorang petani, mengatakan bahwa dia telah kehilangan semua ternaknya dan hampir terbunuh saat memadamkan api.

“Semua yang saya miliki terbakar habis. Saya kehilangan domba dan hewan lainnya,” katanya kepada Daily Sabah. “Ini tidak normal. Ini seperti neraka.”

Di seluruh negeri, petugas pemadam kebakaran berjuang melawan lebih dari 50 titik api. Puluhan orang dirawat di rumah sakit oleh asap.

Saat berita menyebar, tanda pagar (tagar) #PrayForTurkey menjadi trending topic di Twitter dengan gambar kehancuran dan peta yang menunjukkan lokasi lebih dari dua lusin kebakaran di seluruh negeri.

Para menteri pemerintah berspekulasi bahwa penyebabnya mungkin serangan pembakaran oleh gerakan separatis Kurdi PKK, tetapi tidak memberikan bukti.

Beberapa laporan media lokal menyebutkan tren iklim yang lebih luas yang meningkatkan bahaya kebakaran di Turki dan di tempat lain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!