Tensi Memanas, AS Kirim Kapal Serbu Amfibi ke Laut Hitam
Kamis, 08 Juli 2021 - 23:31 WIB
AS mengirim kapal serbu amfibi USS Yuma ke Laut Hitam. Foto/Naval Technology
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah memetakan arah Laut Hitam dan mengirim kapal serbu amfibi untuk ambil bagian dalam latihan bersama pasukan NATO . Hal itu diumumkan Armada Keenam AS pada Kamis (8/7/2021), di tengah kekhawatiran pecahnya konflik di wilayah tersebut.
Menurut para komandan, Kapal Angkatan Laut AS kapal pengangkut cepat ekspedisi kelas Spearhead Yuma memulai transit ke utara ke Laut Hitam untuk beroperasi dengan sekutu dan NATO. Kapal catamaran berlambung kembar itu mamputransit seluruh kompi Marinir AS dan dilengkapi dengan dek penerbangan serta jalur melandai untuk memungkinkan kendaraan lapis baja meluncur cepat ke medan pertempuran.
Yuma akan ambil bagian dalam latihan kolosal 'Sea Breeze' bersama dengan personel dari 32 negara terpisah, termasuk Ukraina, Inggris, Prancis, Polandia, Georgia, Senegal, Korea Selatan, Pakistan, Jepang, dan Maroko seperti dikutip dari Russia Today.
Baca juga: NATO Gelar Latihan Angkatan Laut Terbesar di Laut Hitam
Rusia mengatakan latihan itu menimbulkan risiko nyata bagi potensi eskalasi ketegangan militer. Bulan lalu, para diplomatnya meminta AS untuk menahan diri dari berpartisipasi, dengan mengatakan bahwa skala dan sifat agresif dari latihan Sea Breeze sama sekali tidak membantu tantangan nyata untuk memastikan keamanan di wilayah Laut Hitam.
Menurut para utusan, latihan NATO akan meningkatkan risiko insiden yang tidak disengaja dan secara bersamaan mendorong sentimen militeristik di Kiev. Seorang juru bicara Armada Keenam AS sebelumnya mengatakan bahwa Washington bangga bermitra dengan Ukraina dalam menjadi tuan rumah bersama latihan maritim multinasional.
Menurut para komandan, Kapal Angkatan Laut AS kapal pengangkut cepat ekspedisi kelas Spearhead Yuma memulai transit ke utara ke Laut Hitam untuk beroperasi dengan sekutu dan NATO. Kapal catamaran berlambung kembar itu mamputransit seluruh kompi Marinir AS dan dilengkapi dengan dek penerbangan serta jalur melandai untuk memungkinkan kendaraan lapis baja meluncur cepat ke medan pertempuran.
Yuma akan ambil bagian dalam latihan kolosal 'Sea Breeze' bersama dengan personel dari 32 negara terpisah, termasuk Ukraina, Inggris, Prancis, Polandia, Georgia, Senegal, Korea Selatan, Pakistan, Jepang, dan Maroko seperti dikutip dari Russia Today.
Baca juga: NATO Gelar Latihan Angkatan Laut Terbesar di Laut Hitam
Rusia mengatakan latihan itu menimbulkan risiko nyata bagi potensi eskalasi ketegangan militer. Bulan lalu, para diplomatnya meminta AS untuk menahan diri dari berpartisipasi, dengan mengatakan bahwa skala dan sifat agresif dari latihan Sea Breeze sama sekali tidak membantu tantangan nyata untuk memastikan keamanan di wilayah Laut Hitam.
Menurut para utusan, latihan NATO akan meningkatkan risiko insiden yang tidak disengaja dan secara bersamaan mendorong sentimen militeristik di Kiev. Seorang juru bicara Armada Keenam AS sebelumnya mengatakan bahwa Washington bangga bermitra dengan Ukraina dalam menjadi tuan rumah bersama latihan maritim multinasional.
Lihat Juga :