Dikunjungi Menlu Retno, Belanda Beri Indonesia 3 Juta Vaksin COVID-19
Jum'at, 02 Juli 2021 - 03:38 WIB
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi. Foto/SINDOnews.com
AMSTERDAM - Pemerintah Belanda memberikan bantuan 3 juta dosis vaksin untuk pencegahan virus corona penyebab COVID-19 kepada Indonesia .
Bantuan itu diberikan setelah Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi berkunjung dan melakukan pertemuan secara terpisah dengan Ratu Maxima, Perdana Menteri Mark Rutte, dan Menlu Sigrid Kaag. Kunjungan Retno berlangsung hari Kamis (1/7/2021) waktu setempat.
Baca juga: Mantan Menteri Intelijen Iran: Mossad Sudah Menembus Rezim Teheran
Ratu Maxima merupakan Penasihat Khusus Sekjen PBB mengenai isu Financial Inclusion dan Honorary President of the G20 Global Partnership for Financial Inclusion.
"Dalam pertemuan dengan Ratu Maxima, pembicaraan terfokus pada isu financial inclusion. Saya sampaikan bahwa sepanjang tahun 2020, Indonesia telah mencapai kemajuan inklusivitas keuangan. Indeks inklusivitas keuangan Indonesia telah mencapai 81 persen pada 2020 dibandingkan dengan 76 persen pada 2019," kata Menlu Retno dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.com.
Bantuan itu diberikan setelah Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi berkunjung dan melakukan pertemuan secara terpisah dengan Ratu Maxima, Perdana Menteri Mark Rutte, dan Menlu Sigrid Kaag. Kunjungan Retno berlangsung hari Kamis (1/7/2021) waktu setempat.
Baca juga: Mantan Menteri Intelijen Iran: Mossad Sudah Menembus Rezim Teheran
Ratu Maxima merupakan Penasihat Khusus Sekjen PBB mengenai isu Financial Inclusion dan Honorary President of the G20 Global Partnership for Financial Inclusion.
"Dalam pertemuan dengan Ratu Maxima, pembicaraan terfokus pada isu financial inclusion. Saya sampaikan bahwa sepanjang tahun 2020, Indonesia telah mencapai kemajuan inklusivitas keuangan. Indeks inklusivitas keuangan Indonesia telah mencapai 81 persen pada 2020 dibandingkan dengan 76 persen pada 2019," kata Menlu Retno dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.com.
Lihat Juga :