Rakyat Kim Jong-un di Korut Dilaporkan Mulai Dilanda Kelaparan
Jum'at, 02 Juli 2021 - 00:05 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengakui masalah tersebut pada pertemuan Komite Sentral Partai Buruh bulan Juni.
“Situasi pangan rakyat sekarang semakin tegang,” kata Kim, yang dilaporkan media pemerintah Korea Utara, seraya menambahkan bahwa sektor pertanian gagal memenuhi rencana produksi biji-bijian karena kerusakan akibat hujan topan tahun lalu.
Kim juga menyebutkan dampak pandemi COVID-19.
“Sangat penting bagi seluruh partai dan negara untuk berkonsentrasi pada pertanian,” kata pemimpin Korea Utara tersebut.
Baca juga: Korut Dilaporkan Eksekusi 10 Warganya karena Menelepon Dunia Luar dengan Ponsel China
Institut Pengembangan Korea di Seoul dalam sebuah laporan bulan lalu mengatakan Korea Utara membutuhkan 5,2 juta ton makanan untuk tahun 2020, namun hanya menghasilkan empat juta ton. Kondisi itu menyebabkan kekurangan pangan lebih dari satu juta ton.
Bahkan dengan impor, Korea Utara akan mengalami kesenjangan pangan 780.000 ton untuk 2020-2021. Demikian perkiraaan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB dalam laporan tentang Korea Utara pada bulan Juni. Laporan itu menguraikan efek kekeringan pada awal 2020, diikuti oleh serangkaian hujan topan pada bulan Agustus dan September yang sangat menghambat produksi pangan.
“Situasi pangan rakyat sekarang semakin tegang,” kata Kim, yang dilaporkan media pemerintah Korea Utara, seraya menambahkan bahwa sektor pertanian gagal memenuhi rencana produksi biji-bijian karena kerusakan akibat hujan topan tahun lalu.
Kim juga menyebutkan dampak pandemi COVID-19.
“Sangat penting bagi seluruh partai dan negara untuk berkonsentrasi pada pertanian,” kata pemimpin Korea Utara tersebut.
Baca juga: Korut Dilaporkan Eksekusi 10 Warganya karena Menelepon Dunia Luar dengan Ponsel China
Institut Pengembangan Korea di Seoul dalam sebuah laporan bulan lalu mengatakan Korea Utara membutuhkan 5,2 juta ton makanan untuk tahun 2020, namun hanya menghasilkan empat juta ton. Kondisi itu menyebabkan kekurangan pangan lebih dari satu juta ton.
Bahkan dengan impor, Korea Utara akan mengalami kesenjangan pangan 780.000 ton untuk 2020-2021. Demikian perkiraaan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB dalam laporan tentang Korea Utara pada bulan Juni. Laporan itu menguraikan efek kekeringan pada awal 2020, diikuti oleh serangkaian hujan topan pada bulan Agustus dan September yang sangat menghambat produksi pangan.
Lihat Juga :