Israel Nyatakan Ingin Jalin Hubungan dengan Seluruh Timur Tengah
Rabu, 30 Juni 2021 - 20:53 WIB
Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan bahwa kunjungannya ke UEA hanyalah awal dari jalan menuju perdamaian dengan negara-negara Timur Tengah lainnya. Foto/REUTERS
ABU DHABI - Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid mengatakan bahwa kunjungannya ke Uni Emirat Arab (UEA) hanyalah awal dari jalan menuju perdamaian dengan negara-negara Timur Tengah lainnya. Ini merupakan tawaran persahabatan kepada negara-negara Arab yang masih menolak melakukan normalisasi hubungan.
"Kunjungan ini bukanlah akhir dari jalan menuju perdamaian, ini baru permulaan," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (30/6/2021). Baca juga: Israel Bangun Pabrik Daging Sintetis Pertama di Dunia
"Tangan kami terulur. Saya harap kunjungan ini adalah yang pertama dari banyak kunjungan dan bersama dengan teman-teman baru kami, kami terus membuat sejarah di seluruh wilayah," sambungnya.
Lapid menolak berkomentar apakah Israel berkoordinasi dengan negara-negara Teluk mengenai Iran, dengan mengatakan dia tidak ingin "mempermalukan" tuan rumah dengan mengomentari tetangganya saat berada di UEA. Tetapi, dia mencatat bahwa negaranya khawatir tentang kesepakatan nuklir.
"Kunjungan ini bukanlah akhir dari jalan menuju perdamaian, ini baru permulaan," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (30/6/2021). Baca juga: Israel Bangun Pabrik Daging Sintetis Pertama di Dunia
"Tangan kami terulur. Saya harap kunjungan ini adalah yang pertama dari banyak kunjungan dan bersama dengan teman-teman baru kami, kami terus membuat sejarah di seluruh wilayah," sambungnya.
Lapid menolak berkomentar apakah Israel berkoordinasi dengan negara-negara Teluk mengenai Iran, dengan mengatakan dia tidak ingin "mempermalukan" tuan rumah dengan mengomentari tetangganya saat berada di UEA. Tetapi, dia mencatat bahwa negaranya khawatir tentang kesepakatan nuklir.
Lihat Juga :