Dua Kapal Perang Iran dengan Tujuan Venezuela, Ubah Arah ke Suriah

Sabtu, 19 Juni 2021 - 05:05 WIB
Gedung Putih dan Pentagon telah menolak berkomentar secara terbuka tentang pergerakan kapal itu, tetapi saat berbicara di depan komite pekan lalu, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan kepada anggota parlemen, “Saya benar-benar khawatir dengan proliferasi senjata, semua jenis senjata, di lingkungan negara tetangga kita."

Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton menyebut kapal-kapal itu sebagai "kapal bajak laut" dengan mengatakan, “AS memiliki hak membela diri yang sah terhadap keduanya."

Perjalanan yang dilakukan kapal-kapal itu adalah yang terpanjang dari semua kapal perang Iran dalam sejarah.

Senator AS Mark Rubio mentweet, “Ini tidak terlihat seperti pengiriman kargo minyak atau bahan bakar. Ini memiliki semua tanda pengiriman pada penjualan senjata (seperti kapal serang cepat) ke Venezuela ditambah dengan kesempatan memproyeksikan pesan kekuatan kepada pemerintahan Biden.”

Politico melaporkan tahun lalu bahwa Venezuela, juga musuh AS, sedang mempertimbangkan membeli rudal jarak jauh dari Teheran.

Langkah Venezuela itu dianggap sebagai “garis merah” oleh Washington. Penjualan itu tidak pernah terjadi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!