PBB: 75 Ribu Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Serangan Israel

Kamis, 20 Mei 2021 - 21:44 WIB
OCHA mengatakan bahwa jumlah kumulatif pengungsi internal (IDP) sejak 10 Mei adalah 75 ribu, termasuk 47 ribu mencari perlindungan di 58 sekolah Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) di seluruh Gaza.

Badan itu juga mengatakan bahwa mengingat cadangan bahan bakar yang terbatas, satu-satunya pembangkit listrik Gaza beroperasi hanya dengan dua dari empat turbinnya, yang mengakibatkan pemadaman listrik harian selama 8-12 jam.

Pabrik Desalinasi Air Laut Gaza Utara, jelas OCHA, masih belum beroperasi, mempengaruhi akses sekitar 250 ribu orang ke air minum bersih. Baca juga: Dalam 25 Menit, 52 Pesawat Israel Jatuhkan 120 Amunisi di Gaza

"230 ribu orang lainnya dari Kota Gaza dan Khan Younis memiliki akses terbatas ke air pipa karena meningkatnya pemadaman listrik dan kerusakan jaringan. Sekitar 700 meter jaringan air limbah di Beit Lahia, Kota Gaza dan Khan Younis rusak, mengakibatkan aliran air limbah di jalan-jalan. Selain itu, semua aktivitas penangkapan ikan tetap dilarang di lepas pantai Gaza," tukas OCHA.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!