Pertama Kalinya, Bayi di AS Lahir dengan Antibodi COVID-19
Rabu, 17 Maret 2021 - 11:07 WIB
"Studi lebih lanjut harus menentukan berapa lama perlindungan ini akan bertahan," kata Dr Rudnick.
"Mereka harus menentukan pada tingkat perlindungan apa atau berapa banyak antibodi yang dibutuhkan bayi untuk bersirkulasi untuk memberi mereka perlindungan," imbuhnya.
Baca juga: 2 Stafnya Positif COVID-19, AS Tutup Konsulat di Hong Kong
Sekedar informasi ibu hamil yang divaksinasi sudah mulai diikutsertakan dalam penelitian oleh beberapa perusahaan farmasi.
"Mereka harus menentukan pada tingkat perlindungan apa atau berapa banyak antibodi yang dibutuhkan bayi untuk bersirkulasi untuk memberi mereka perlindungan," imbuhnya.
Baca juga: 2 Stafnya Positif COVID-19, AS Tutup Konsulat di Hong Kong
Sekedar informasi ibu hamil yang divaksinasi sudah mulai diikutsertakan dalam penelitian oleh beberapa perusahaan farmasi.
(ian)
Lihat Juga :