Nilai AS 'Lebay', China: Klaim Beijing Invasi Taiwan Hanya untuk Tingkatkan Anggaran

Rabu, 10 Maret 2021 - 21:09 WIB


Taiwan yang demokratis dan berpemerintahan sendiri memisahkan diri dari China pada akhir perang saudara pada tahun 1949 dan berada di bawah ancaman invasi terus-menerus oleh Beijing. Para pemimpin China memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayah mereka dan bersumpah akan mengambilnya kembali suatu hari nanti.

Washington mengalihkan pengakuan diplomatik dari Taiwan ke China pada 1979, tetapi tetap menjadi sekutu tidak resmi dan pendukung militer terpenting bagi pulau itu.

Mantan Presiden AS, Donald Trump, merangkul hubungan yang lebih hangat dengan Taiwan saat dia berselisih dengan China tentang masalah-masalah seperti perdagangan dan keamanan nasional.

Sementara itu, pemerintahan Joe Biden telah menawarkan Taiwan alasan optimisme untuk dukungan berkelanjutan selain dari Departemen Luar Negeri mengatakan pada bulan Januari bahwa komitmen AS ke pulau itu "kokoh".
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!