PBB Peringatkan Militer Myanmar: Respons Keras Memiliki Konsekuensi Parah!

Selasa, 16 Februari 2021 - 09:45 WIB
Baca juga: Arab Saudi Dilaporkan Tangkap Ulama Perempuan karena Mengajar Al-Qur'an di Rumah

Militer memutus internet untuk malam kedua berturut-turut pada Selasa pagi, meningkatkan kekhawatiran di antara para penentang kudeta, terutama setelah tentara menangguhkan pasal-pasal konsitusi untuk melegalkan pencarian dan penahanan para demonstran anti-kudeta.

"Ada kecurigaan pemadaman listrik ini untuk melakukan kegiatan yang tidak adil, termasuk penangkapan sewenang-wenang," kata kelompok Asosiasi Bantuan Tahanan Politik setempat, yang mencatat 426 penangkapan antara tanggal kudeta hingga Senin kemarin.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!