UE Desak Israel Bantu Fasilitasi Penyelenggaraan Pemilu Palestina

Minggu, 17 Januari 2021 - 20:03 WIB
Keputusan itu juga terjadi beberapa hari sebelum pelantikan presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, di mana Palestina ingin mengatur ulang hubungan setelah mereka mencapai titik terendah di bawah Donald Trump.

Menurut keputusan yang dikeluarkan oleh kantor Abbas pada hari Jumat, Otoritas Palestina (PA), yang memiliki pemerintahan sendiri yang terbatas di Tepi Barat yang diduduki Israel, akan mengadakan pemilihan legislatif pada 22 Mei dan pemilihan presiden pada 31 Juli.

Israel sendiri diketahui melarang semua aktivitas PA di Yerusalem timur, dan tidak ada indikasi Israel akan mengizinkan digelarnya pemilu di kota tersebut. Baca juga: Berduka, Haikal Hassan Kenang Momen Bersama Syekh Ali Jaber di Palestina
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!