Misinformasi Membuat Orang Menjauh dari Vaksin

Senin, 11 Januari 2021 - 01:48 WIB
Sebelum terkena informasi yang salah, 54% dari mereka di Inggris mengatakan mereka "pasti" akan menerima vaksin, seperti halnya 41,2% di AS. Tapi setelah diperlihatkan informasi yang salah, angka itu turun 6,4 poin persentase di grup Inggris dan 2,4 poin persentase di AS.

(Baca: Erick Thohir Pastikan Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin )

Di kedua negara, menurut studi tersebut, orang-orang tanpa gelar sarjana, mereka yang berada dalam kelompok berpenghasilan rendah dan non-kulit putih lebih cenderung menolak vaksin Covid-19.

"Wanita lebih mungkin dibandingkan pria untuk menolak vaksin Covid-19, tetapi lebih banyak responden di kedua negara mengatakan mereka akan menerima vaksin jika itu berarti melindungi keluarga, teman, atau kelompok berisiko," tukas studi tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!