Beredar, Video Simulasi Serangan Iran terhadap Pangkalan Militer AS

Senin, 04 Januari 2021 - 06:47 WIB
Video itu dirilis saat Kementerian Luar Negeri Iran mengecam pembunuhan Soleimani sebagai "tindakan teror" dan berjanji bahwa Teheran tidak akan beristirahat sampai membawa orang-orang yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu ke pengadilan.

Kementerian Luar Negeri lebih lanjut menekankan serangan pesawat tak berawak yang menewaskan Jenderal Soleimani itu sendiri merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, serta kedaulatan Irak, tempat serangan itu dilakukan. (Baca juga: Iran Peringati Pembunuhan Soleimani: Trump Tak Akan Aman di Bumi! )

Saat dibunuh AS pada 3 Januari 2020, Jenderal Qassem Soleimani adalah komandan Pasukan Quds, sebuah pasukan elite di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Mohammad Baqeri pada Kamis pekan lalu menegaskan bahwa tidak ada tanggal kedaluwarsa untuk membalas dendam pada pembunuh Soleimani. Dia menambahkan bahwa penarikan pasukan Amerika dari Timur Tengah tidak bisa dihindari.

Pernyataan Baqeri muncul setelah para pejabat Iran menggambarkan serangan rudal balistik di pangkalan AS di Irak pada 8 Januari 2020 sebagai "tamparan pertama" untuk balas dendam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!