Turki Pamerkan Kapal Perang Tanpa Awak, Dilengkapi Rudal Kendali
Rabu, 16 Desember 2020 - 06:06 WIB
Kapal itu menawarkan daya jelajah 400 kilometer dan kecepatan maksimum 65 km per jam, serta komunikasi terenkripsi, serta kemampuan penglihatan siang dan malam. (Lihat Infografis: Media Israel: Indonesia Ingin Normalisasi Hubungan dengan Israel)
“Kapal itu dirancang untuk dikerahkan di Laut Aegea dan Mediterania,” papar Alanc, seraya menambahkan kapal itu juga dapat dikerahkan dalam misi pengumpulan intelijen. (Lihat Video: Kasus Rizieq Shihab, Bupati Bogor Dicecar 50 Pertanyaan)
Wakil Presiden Meteksan Defense Erdal Torun mengatakan kapal itu juga menampilkan sistem komando dan kontrol yang memungkinkan semua gerakannya dikendalikan dan dikelola dari jarak jauh.
"SIDA diproduksi agar tahan terhadap peperangan elektronik. Platform ini juga akan dilengkapi dengan sistem anti-GPS jamming," ujar dia.
Roketsan didirikan pada 1988 untuk merancang, mengembangkan, dan memproduksi roket dan rudal.
“Kapal itu dirancang untuk dikerahkan di Laut Aegea dan Mediterania,” papar Alanc, seraya menambahkan kapal itu juga dapat dikerahkan dalam misi pengumpulan intelijen. (Lihat Video: Kasus Rizieq Shihab, Bupati Bogor Dicecar 50 Pertanyaan)
Wakil Presiden Meteksan Defense Erdal Torun mengatakan kapal itu juga menampilkan sistem komando dan kontrol yang memungkinkan semua gerakannya dikendalikan dan dikelola dari jarak jauh.
"SIDA diproduksi agar tahan terhadap peperangan elektronik. Platform ini juga akan dilengkapi dengan sistem anti-GPS jamming," ujar dia.
Roketsan didirikan pada 1988 untuk merancang, mengembangkan, dan memproduksi roket dan rudal.
(sya)
Lihat Juga :