Terpapar Covid-19, PM Eswatini Meninggal Dunia

Selasa, 15 Desember 2020 - 11:15 WIB
Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, Mohammad Mirmohammadi, juga terinfeksi Covid-19. Begitu pun dengan Wakil Presiden Iran untuk Urusan Wanita dan Keluarga, Masoumeh Ebtekar; Wakil Menteri Kesehatan Komite Covid-19, Irah Harirchi; dan Kepala Layanan Medis Darurat, Pir-Hossein Koliband. (Baca juga: Begini Persyaratan Mengikuti SNMPTN 2021)

Mirmohammadi tidak mampu bertahan dan meninggal di usia 71 tahun. Kematiannya disusul Anggota Parlemen Iran Fatemeh Rahbar yang juga meninggal akibat Covid-19. Dia sempat mengalami koma selama beberapa lama. Ironisnya, Fatemeh baru saja terpilih sebagai Anggota Parlemen Teheran selama sebulan.

Fatemeh merupakan Anggota Parlemen kedua yang meninggal akibat Covid-19 di Iran dan salah satu dari tujuh pejabat pemerintah dan politisi Iran yang meninggal dunia. Sebelumnya, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Hossein Sheikholeslam juga dalam kondisi kritis dan tidak lama kemudian meninggal.

Pewaris takhta kerajaan Inggris, Pangeran Charles, juga pernah positif Covid-19 dan baru dinyatakan sembuh beberapa pekan kemudian. Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas medis dan masyarakat Inggris yang mendukungnya. Pangeran Charles dilaporkan hanya menderita gejala ringan saat sakit.

Kendati sudah sehat, Pangeran Charles tetap waspada dan menaati protokol kesehatan seperti social distancing. Pangeran Albert dari Monaco juga keluar dari ruang isolasi setelah didiagnosis terinfeksi virus corona. Namun, anggota Kerajaan Monaco berusia 62 tahun itu pulih lebih lama daripada Pangeran Charles. (Baca juga: Canggih, India Gunakan Robot untuk Merawat Pasien)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!