PBB: Rudal Anti-Tank di Libya Mirip Rudal Dehlavieh Iran

Kamis, 10 Desember 2020 - 01:00 WIB
"Berdasarkan analisis Sekretariat dari foto-foto yang disediakan, Sekretariat menetapkan bahwa salah satu dari empat peluru kendali anti-tank memiliki karakteristik yang konsisten dengan Dehlavieh yang diproduksi Iran, meskipun tidak ada tanggal produksi untuk peluru kendali anti-tank ini yang terlihat," kata Guterres dalam laporannya.

"Sekretariat tidak dapat memastikan apakah peluru kendali anti-tank ini telah dipindahkan ke Libya dengan cara yang tidak sesuai dengan resolusi 2231 (2015)," lanjut laporan itu, seperti dikutip Reuters, Rabu (9/12/2020).

Guterres melaporkan dua kali setahun ke DK PBB tentang implementasi resolusi 2015.

Libya juga telah menjadi sasaran embargo senjata PBB sejak 2011. Para ahli independen PBB melaporkan secara terpisah kepada DK PBB tentang implementasi langkah-langkah tersebut.

Guterres juga mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa—berdasarkan analisis fotografi—476.000 butir amunisi 7,62 mm, yang disita oleh pasukan Australia pada Juni 2019 di perairan internasional di lepas Teluk Oman, tampaknya tidak diproduksi oleh Iran.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!