Tentara Zionis Israel Tewas setelah Kepalanya Dilempar Batu

Selasa, 12 Mei 2020 - 16:44 WIB
Ben-Ygal, asal kota Ramat Gan, Israel, adalah prajurit IDF pertama yang terbunuh dalam aksi massa Palestina pada tahun 2020. Dia dipromosikan secara anumerta dari sersan staf menjadi sersan kelas satu.

Ayah Ben-Ygal, Baruch, mengatakan kepada stasiun radio Kan bahwa putranya adalah anak tunggal, yang mengharuskannya menerima izin khusus untuk bertugas di unit tempur. Ben-Ygal memiliki dua saudara perempuan di pihak ibunya.

“Dia berasal dari keluarga Zionis. Dia mencintai rakyat Israel, tanah Israel," kata Baruch Ben-Ygal, seperti dikutip Times of Israel.

"Kami tidak punya apa-apa lagi. Saya hancur, saya hancur, saya hancur, saya hancur," katanya. "Saya tidak punya kata-kata untuk itu."

Juru bicara IDF menambahkan belum ada tersangka yang ditangkap, tetapi militer telah melakukan penyelidikan dan bahwa pasukan beroperasi di dalam Yabed untuk menemukan para pelaku.

"IDF dan pasukan keamanan akan mendapatkan tangan mereka yang bertanggung jawab untuk ini, kami akan menyelesaikan skor," kata Menteri Pertahanan Naftali Bennett dalam sebuah pernyataan.

Zilberman mengatakan ketika orang Palestina yang melempar batu berdiri di atas atap, para prajurit Israel tidak dapat melihatnya dan karenanya juga tidak dapat menembaki pelaku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!