PM Israel Kunjungi Putra Mahkota Arab Saudi, Raja Salman Tdak Diberitahu
Sabtu, 28 November 2020 - 09:33 WIB
Komentar sumber dan diplomat Saudi itu menggemakan laporan hari Kamis di Channel 12 Israel. Sumber senior pemerintah Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada media tersebut bahwa tidak akan ada kemajuan dalam normalisasi hubungan kedua negara selama Raja Salman berkuasa atas takhta Saudi.
"Israel memahami bahwa tidak akan ada terobosan dengan Saudi dalam waktu dekat karena Raja Salman mengambil sikap yang berlawanan secara diametral—tentang masalah normalisasi dengan Israel—dengan putranya," bunyi laporan Channel 12. (Baca juga: Menlu Saudi Bantah Putra Mahkota MBS Bertemu PM Israel Netanyahu )
Meskipun demikian, kerjasama melawan musuh bersama; Iran, akan meningkat, begitu pula perdagangan bilateral antara kedua negara. Sumber itu juga mengatakan Netanyahu dan Putra Mahkota Saudi melakukan pertemuan yang sangat hangat pada hari Minggu lalu.
Pembicaraan keduanya yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Minggu malam di kota Laut Merah Saudi, Neom, bersama dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, mencakup diskusi tentang Iran dan normalisasi hubungan Saudi-Israel.
(Baca juga : Warisan Maradona yang Bisa Jadi Pertikaian Mulai dari Mobil Sampai Hak Komersial )
Seorang penasihat pemerintah Saudi mengonfirmasi pertemuan itu. Penasihat itu kepada The Wall Street Journal mengatakan bahwa pertemuan telah berlangsung beberapa jam yang berfokus pada Iran dan pembentukan hubungan diplomatik antara Saudi dan Israel, tetapi tidak menghasilkan kesepakatan yang substansial.
Menteri Pendidikan Yoav Gallant juga mengonfirmasi perjalanan Netanyahu ke Saudi, dan menyebutnya sebagai "pencapaian luar biasa".
Namun, Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan membantah bahwa Netanyahu atau pejabat lain dari negara Yahudi itu telah mengambil bagian dalam pertemuan dengan Putra Mahkota MBS.
"Israel memahami bahwa tidak akan ada terobosan dengan Saudi dalam waktu dekat karena Raja Salman mengambil sikap yang berlawanan secara diametral—tentang masalah normalisasi dengan Israel—dengan putranya," bunyi laporan Channel 12. (Baca juga: Menlu Saudi Bantah Putra Mahkota MBS Bertemu PM Israel Netanyahu )
Meskipun demikian, kerjasama melawan musuh bersama; Iran, akan meningkat, begitu pula perdagangan bilateral antara kedua negara. Sumber itu juga mengatakan Netanyahu dan Putra Mahkota Saudi melakukan pertemuan yang sangat hangat pada hari Minggu lalu.
Pembicaraan keduanya yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Minggu malam di kota Laut Merah Saudi, Neom, bersama dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, mencakup diskusi tentang Iran dan normalisasi hubungan Saudi-Israel.
(Baca juga : Warisan Maradona yang Bisa Jadi Pertikaian Mulai dari Mobil Sampai Hak Komersial )
Seorang penasihat pemerintah Saudi mengonfirmasi pertemuan itu. Penasihat itu kepada The Wall Street Journal mengatakan bahwa pertemuan telah berlangsung beberapa jam yang berfokus pada Iran dan pembentukan hubungan diplomatik antara Saudi dan Israel, tetapi tidak menghasilkan kesepakatan yang substansial.
Menteri Pendidikan Yoav Gallant juga mengonfirmasi perjalanan Netanyahu ke Saudi, dan menyebutnya sebagai "pencapaian luar biasa".
Namun, Menteri Luar Negeri Saudi Pangeran Faisal bin Farhan membantah bahwa Netanyahu atau pejabat lain dari negara Yahudi itu telah mengambil bagian dalam pertemuan dengan Putra Mahkota MBS.
Lihat Juga :