Stockholm Diprediksi Miliki Kekebalan Kelompok atas Covid-19 pada Juni
Senin, 11 Mei 2020 - 18:32 WIB
Dalam prognosis yang diperbarui, Britton, memperkirakan bahwa Stockholm akan mencapai kekebalan kawanan terhadap Covid-19 pada bulan Juni. Foto/REUTERS
STOCKHOLM - Profesor matematika di Universitas Stockholm, Swedia, Tom Britton menuturkan, semakin banyak orang yang terinfeksi Covid-19 dan menjadi kebal, semakin sulit bagi virus itu untuk menyebar dalam suatu populasi. Tetapi, jika kekebalan kawanan tidak tercapai sebelum pembatasan dicabut, gelombang kedua infeksi dapat terjadi.
Dalam prognosis yang diperbarui, Britton, seperti dilansir Sputnik pada Senin (11/5/2020), memperkirakan bahwa Stockholm akan mencapai kekebalan kawanan terhadap Covid-19 pada bulan Juni.
Menurut pemodelan matematikanya yang baru, kekebalan kelompok dapat dicapai dengan 40-45 persen populasi telah terinfeksi Covid-19, bukan 60 persen, seperti yang dinyatakan sebelumnya. Namun, menurut Britton, karena penyebaran yang lebih lambat, ini hanya akan terjadi pada pertengahan Juni bukan Mei, seperti yang diperkirakan sebelumnya.
"Kami telah menggunakan model sederhana dengan angka reproduksi 2,5 (ketika setiap orang rata-rata menginfeksi 2,5 orang) dan menyimpulkan bahwa kekebalan kawanan itu terjadi sekitar 40-45 persen, bukan 60 persen," kata Britton.
Dalam prognosis yang diperbarui, Britton, seperti dilansir Sputnik pada Senin (11/5/2020), memperkirakan bahwa Stockholm akan mencapai kekebalan kawanan terhadap Covid-19 pada bulan Juni.
Menurut pemodelan matematikanya yang baru, kekebalan kelompok dapat dicapai dengan 40-45 persen populasi telah terinfeksi Covid-19, bukan 60 persen, seperti yang dinyatakan sebelumnya. Namun, menurut Britton, karena penyebaran yang lebih lambat, ini hanya akan terjadi pada pertengahan Juni bukan Mei, seperti yang diperkirakan sebelumnya.
"Kami telah menggunakan model sederhana dengan angka reproduksi 2,5 (ketika setiap orang rata-rata menginfeksi 2,5 orang) dan menyimpulkan bahwa kekebalan kawanan itu terjadi sekitar 40-45 persen, bukan 60 persen," kata Britton.
Lihat Juga :