Kemenangan Biden akan Dorong Rusia Lebih Dekat kepada China

Senin, 16 November 2020 - 05:00 WIB
Presiden AS Terpilih Joe Biden. FOTO/Reuters
TOKYO - Kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) akan mendorong pendekatan strategis lebih lanjut antara Rusia dan China . Hal itu disampaikan peneliti senior di Yayasan Perdamaian Sasakawa Jepang, Taisuke Abiru.

Rusia dan China adalah dua negara yang tidak terlalu antusias menyambut kemenangan Biden. Ini terbukti dari lamanya mereka memberikan selamat kepada Biden dan memberikan hanya sedikit komentar soal hasil pemilihan umum di AS.



(Baca: Ketidaksepakatan dengan Pemerintahan Obama Penyebab Buruknya Hubungan AS-Rusia )

Abiru mengatakan, selama pemerintahan Donald Trump, Washington cukup keras terhadap China. Kebijakan ini, jelasnya, kemungkinan besar tidak akan terlalu berubah di masa pemerintah Biden, yang akan memaksa China dan Rusia, dua rival utama AS, untuk memperkuat kerjasama.

"Pemerintahan Donald Trump mencap China sebagai saingan strategis AS. Washington secara konsisten menjalankan kebijakan yang keras terhadap China," ucapnya dalam sebuah pernyataan.

"Garis ini kemungkinan tidak akan berubah di bawah Biden. Di tahun-tahun mendatang kita akan melihat persaingan strategis yang berkelanjutan antara AS dan China," sambungnya, seperti dilansir Tass.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!