Terungkap, AS Gunakan Pesawat Sipil Pantau Lepas Pantai China

Jum'at, 13 November 2020 - 05:46 WIB
Pesawat Bombardier Challenger. Foto/Fieldav
BEIJING - Amerika Serikat (AS) telah menggunakan beberapa pesawat sipil guna memantau laut di lepas pantai China . Kegiatan itu mulai dilakukan sejak bulan Maret tahun ini.

Begitu bunyi laporan yang dirilis oleh South China Sea Probing Initiative (SCSPI), sebuah wadah pemikir China yang terhubung ke Universitas Peking.



Menurut laporan itu, AS telah menggunakan beberapa pesawat sipil yang dimodifikasi untuk keperluan militer guna memantau Laut China Selatan dan Timur, Laut Kuning, dan Selat Taiwan.

SCSPI sebelumnya telah membuat katalog penerbangan pesawat mata-mata AS yang ekstensif di wilayah tersebut, termasuk penggunaan kode hex Organisasi Penerbangan Sipil Internasional yang dipertanyakan yang membuat mereka tampak seperti pesawat sipil saat mereka terbang dekat dengan wilayah udara China. Namun, para akademisi percaya bahwa alih-alih meningkatkan ketegangan lebih lanjut, menggunakan kontraktor sipil sebenarnya dapat menurunkan risiko insiden yang lebih besar.(Baca juga: Terbang Dekat Wilayah Udara China, Pesawat Mata-mata AS Nyamar Jadi Pesawat Malaysia )

"Dibandingkan dengan kemampuan pengintaian udara Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS, pesawat pengintai dari perusahaan pertahanan swasta memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menangani masalah 'wilayah abu-abu', mengurangi tekanan diplomatik yang disebabkan oleh konfrontasi militer langsung," tulis SCSPI seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (13/11/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!