COVID-19 Bisa Membunuh 190 Ribu Orang di Afrika dalam Setahun

Sabtu, 09 Mei 2020 - 10:07 WIB
Faktor lain yang dipertimbangkan adalah populasi yang lebih muda di kawasan itu yang mendapat manfaat dari pengendalian penyakit menular seperti HIV dan tuberkulosis, serta tingkat kematian yang lebih rendah.

Peringatan WHO datang ketika negara Afrika yang paling padat penduduknya, Nigeria, dan negara lain termasuk Afrika Selatan, telah mulai melonggarkan beberapa tindakan penguncian mereka.

Perkiraan mereka didasarkan pada pemodelan prediksi, dan fokus pada 47 negara di wilayah cakupan WHO Afrika. Sementara negara macam Mesir, Libya, Tunisia, Maroko, Eritrea, Sudan, Somalia dan Djibouti tidak termasuk.

"COVID-19 dapat menjadi bagian dalam kehidupan kita selama beberapa tahun ke depan kecuali jika pendekatan proaktif diambil oleh banyak pemerintah di kawasan ini," kata Dr Moeti dalam pernyataan WHO.

"Kita perlu menguji, melacak, mengisolasi, dan merawat," tukasnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!