Dapat Akses Data Satelit AS, India Bisa Targetkan Aset Militer China
Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:26 WIB
AS dan India menandatangani perjanjian militer di tengah ketegangan dengan China. Foto/NDTV
NEW DELHI - Amerika Serikat (AS) dan India menegaskan kembali kemitraan pertahanan dan keamanan pada Selasa kemarin. Kesepakatan ini memungkinkan India untuk mengakses data satelit AS yang penting untuk menargetkan rudal dan aset militer lainnya.
Menteri Pertahanan AS Mark Esper dan mitranya dari India Rajnath Singh mengumumkan penandatanganan Perjanjian Pertukaran dan Kerja Sama Dasar (BECA) di New Delhi antara kedua negara.
Esper mengatakan kemitraan AS-India lebih penting dari sebelumnya untuk keamanan dan stabilitas regional.
"Kami berdiri bahu membahu mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka untuk semua, terutama dalam kaitannya dengan meningkatnya agresi dan aktivitas destabilisasi oleh China," katanya dalam sambutan yang dibagikan oleh Departemen Luar Negeri.
Menteri Pertahanan AS Mark Esper dan mitranya dari India Rajnath Singh mengumumkan penandatanganan Perjanjian Pertukaran dan Kerja Sama Dasar (BECA) di New Delhi antara kedua negara.
Esper mengatakan kemitraan AS-India lebih penting dari sebelumnya untuk keamanan dan stabilitas regional.
"Kami berdiri bahu membahu mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka untuk semua, terutama dalam kaitannya dengan meningkatnya agresi dan aktivitas destabilisasi oleh China," katanya dalam sambutan yang dibagikan oleh Departemen Luar Negeri.
Lihat Juga :