Retas Website Kampanye Trump, Hacker Buat Klaim yang Kejutkan Dunia
Rabu, 28 Oktober 2020 - 13:40 WIB
Pesan-pesan itu dihapus setelah 20 menit diterbitkan. (Baca juga: Inilah Daftar Produk Prancis yang Berpotensi Diboikot Dunia Muslim )
Namuna, tak lama kemudian muncul pesan lanjutan yang berbunyi; "Hari ini adalah harinya, seluruh dunia dapat memutuskan apakah mereka ingin mengetahui kebenaran atau tidak."
Para penyerang dunia maya kemudian mem-posting tautan ke dua dompet mata uang crypto, yang terkait dengan Monero, mata uang digital pribadi, aman, dan tidak dapat dilacak.
Mereka yang membaca pesan tersebut diminta untuk memberikan donasi ke salah satu halaman untuk memberikan “suara” tentang apakah peretas harus membagikan data yang mereka klaim tentang presiden, atau tidak untuk membagikannya.
Mereka mengatakan tindakan mereka selanjutnya akan ditentukan oleh dompet dengan uang paling banyak di dalamnya.
"Setelah tenggat waktu kami akan membandingkan dana dan melaksanakan kehendak dunia, dalam kedua kasus kami akan memberi tahu Anda," bunyi pesan para hacker.
Namuna, tak lama kemudian muncul pesan lanjutan yang berbunyi; "Hari ini adalah harinya, seluruh dunia dapat memutuskan apakah mereka ingin mengetahui kebenaran atau tidak."
Para penyerang dunia maya kemudian mem-posting tautan ke dua dompet mata uang crypto, yang terkait dengan Monero, mata uang digital pribadi, aman, dan tidak dapat dilacak.
Mereka yang membaca pesan tersebut diminta untuk memberikan donasi ke salah satu halaman untuk memberikan “suara” tentang apakah peretas harus membagikan data yang mereka klaim tentang presiden, atau tidak untuk membagikannya.
Mereka mengatakan tindakan mereka selanjutnya akan ditentukan oleh dompet dengan uang paling banyak di dalamnya.
"Setelah tenggat waktu kami akan membandingkan dana dan melaksanakan kehendak dunia, dalam kedua kasus kami akan memberi tahu Anda," bunyi pesan para hacker.
Lihat Juga :