Erdogan Tuding AS, Rusia, dan Prancis Pasok Senjata ke Armenia

Senin, 19 Oktober 2020 - 15:50 WIB
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, jika ada negara anggota CSTO mengalami agresi, maka negara anggota lain akan membantu. Namun, Peskov mengatakan, perjanjian CSTO tidak mencakup wilayah Karabakh.

Ini bukan kali pertama Erdogan melemparkan serangan kepada anggota OSCE Minks Group. Sebelumnya, dia mengatakan bahwa OSCE Minks Group mengulur-ulur waktu dalam menangani konflik Nagorno-Karabakh. ( Baca juga: Pompeo Sebut Turki Perburuk Perang di Nagorno Karabakh )

"AS Rusia dan Prancis masih menunda ini dengan taktik mereka yang mengulur waktu. Beri saja mereka tanah yang diduduki. Biarkan mereka melakukan apa yang mereka inginkan di tanah mereka sendiri," ucapnya.

"Yang perlu Anda lakukan adalah menyelesaikan negosiasi Anda dan menyerahkan tanah kepada pemiliknya," katanya, mengacu pada pembicaraan selama 30 tahun antara pihak yang bertikai dan OSCE Minks Group.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!