Turki Bantah Gunakan S-400 Rusia untuk Mendeteksi F-16 AS

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 21:33 WIB
Turki menyangkal telah menggunakan sistem rudal S-400 Rusia untuk mendeteksi F-16 AS. Foto/Ilustrasi/IDRW
WASHINGTON - Turki membantah telah menggunakan sistem pertahanan udara S-400 milik Rusia untuk mendeteksi jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat (AS) yang digunakan Yunani di Laut Mediterania. Bantahan itu dilontarkan Duta Besar Turki untuk AS, Serdar Kilic.

"Itu di luar pertanyaan. Bahkan jika (S-400) diuji, kami, sebagai anggota NATO, akan mengoordinasikan tindakan seperti itu melalui saluran militer aliansi," kata Kilic, saat memberikan pidato di konferensi yang diselenggarakan oleh Organisasi nirlaba Dewan Urusan Dunia seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (9/10/2020).



Utusan Ankara itu sekali lagi mengingatkan bahwa Turki memiliki hak untuk membela diri dan karenanya berhak membeli sistem pertahanan udara dari Rusia, setelah Washington menghentikan penjualan rudal Patriot selama lebih dari tiga tahun.

Kilic menambahkan bahwa kekhawatiran keamanan Turki terkait dengan penyebaran apa yang disebutnya sebagai senjata pemusnah massal, tanpa menyelidiki lebih dalam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!