Virus Corona Menggila, Spanyol Berlakukan Keadaan Darurat di Madrid

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 20:18 WIB
Ketika pengadilan memenangkan gugatan mereka pada Kamis malam, Perdana Menteri Pedro Sanchez memutuskan untuk bergerak cepat, menjelang liburan akhir pekan, dengan warga Spanyol merayakan hari nasional mereka pada hari Senin.

Sanchez mengadakan pertemuan Kabinet darurat pada Jumat pagi guna mempertimbangkan memberlakukan keadaan darurat bagi Madrid dan wilayah sekitarnya.

Keadaan darurat memberi pemerintah nasional kekuasaan yang luar biasa pada saat krisis untuk sementara waktu membatasi hak konstitusional warga negara. Dalam kasus ini, kebebasan bergerak mereka akan dibatasi dengan memulai kembali kontrol perimeter di Madrid dan beberapa kota terdekat yang juga mencatat tingkat penularan tinggi.(Baca juga: Selandia Baru Berhasil Lenyapkan Covid-19 untuk Kedua Kalinya )

Keadaan darurat nasional yang jauh lebih ketat yang dimulai dengan pengurungan di rumah telah diterapkan oleh pemerintah dari Maret hingga Juni dan berhasil mengendalikan gelombang pertama virus penyebab Covid-19 di Spanyol. Sejak berakhirnya gelombang pertama, sejumlah daerah telah mendapatkan kembali kendali atas kebijakan kesehatan dan respon mereka dalam pengendalian wabah bervariasi. Beberapa telah menerapkan penguncian perimeter di sekitar area atau kota dengan kelompok virus.

Wilayah Madrid memiliki tingkat infeksi 14 hari dari 591 kasus virus Corona per 100.000 penduduk, lebih dari dua kali lipat rata-rata nasional Spanyol yang tercatat 257 dan lima kali lipat tingkat rata-rata Eropa yang berada di angka 113 untuk pekan yang terakhir bulan September.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!