Rusia Buka Peluang Jual S-400 ke Iran, Netanyahu Telepon Putin
Kamis, 08 Oktober 2020 - 17:34 WIB
Namun, pemerintah Presiden AS Donald Trump secara sepihak menegaskan bulan lalu bahwa "snapback" sanksi PBB sekarang berlaku dan berjanji untuk setiap negara yang melanggarnya. (Baca: Lagi, Turki Disebut Tes S-400 Rusia terhadap Jet Tempur F-16 Buatan AS )
Dzhagaryan menepis ancaman sanksi AS dan mengatakan Moskow akan mempertimbangkan permintaan senjata apa pun dari Iran setelah 18 Oktober.
“Seperti yang Anda ketahui, kami telah memberi Iran S-300. Rusia tidak memiliki masalah pengiriman S-400 ke Iran dan juga tidak memiliki masalah sebelumnya," katanya.
Rusia memasok sistem rudal S-300 ke Iran setelah penandatanganan kesepakatan 2015 antara Teheran dan enam kekuatan dunia—AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China—yang membatasi program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi.
Pada tahun 2010 Rusia membekukan kesepakatan untuk memasok sistem rudal ke Iran karena Teheran terkena sanksi PBB atas program nuklirnya.
Israel tidak berhasil memblokir penjualan sistem S-300 ke Iran, yang menurut para analis dapat menghalangi potensi serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Teheran, dan kemungkinan akan menentang penjualan S-400 Rusia kepada Iran.
Dzhagaryan menepis ancaman sanksi AS dan mengatakan Moskow akan mempertimbangkan permintaan senjata apa pun dari Iran setelah 18 Oktober.
“Seperti yang Anda ketahui, kami telah memberi Iran S-300. Rusia tidak memiliki masalah pengiriman S-400 ke Iran dan juga tidak memiliki masalah sebelumnya," katanya.
Rusia memasok sistem rudal S-300 ke Iran setelah penandatanganan kesepakatan 2015 antara Teheran dan enam kekuatan dunia—AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China—yang membatasi program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi.
Pada tahun 2010 Rusia membekukan kesepakatan untuk memasok sistem rudal ke Iran karena Teheran terkena sanksi PBB atas program nuklirnya.
Israel tidak berhasil memblokir penjualan sistem S-300 ke Iran, yang menurut para analis dapat menghalangi potensi serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Teheran, dan kemungkinan akan menentang penjualan S-400 Rusia kepada Iran.
Lihat Juga :