Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:29 WIB
Iran terus menyerang fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain.
KUWAIT - Bahrain dan Kuwait mengirimkan pesawat tempur untuk menyerang Iran sebagai balasan atas serangan terhadap negara mereka. Serangan itu dilaporkan The Wall Street Journal pada hari Jumat (24/7/2026).

Kedua negara Teluk tersebut menargetkan depot penyimpanan drone dan rudal, dengan Uni Emirat Arab (UEA) menyediakan intelijen dan "perlindungan udara defensif" untuk operasi tersebut, menurut laporan itu.



Baik UEA maupun Arab Saudi melakukan serangan terhadap Iran pada awal perang. Abu Dhabi mengambil sikap yang lebih agresif, melancarkan puluhan serangan terhadap Republik Islam tersebut ketika negara itu berada di bawah serangan rudal dan drone yang intens.

Masuknya Bahrain dan Kuwait ke dalam perang akan menandai perluasan konflik. Kedua negara Teluk tersebut telah menjadi sasaran serangan Iran paling intens dalam beberapa pekan terakhir, seiring dengan meningkatnya kembali pertempuran di kawasan tersebut.

Kedua negara tersebut merupakan pemain militer yang relatif kecil dibandingkan dengan UEA dan Arab Saudi, meskipun Bahrain telah berinvestasi lebih banyak di sektor pertahanannya.

Bahrain menjalin hubungan diplomatik dengan Israel berdasarkan Perjanjian Abraham 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!