Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Minggu, 19 Juli 2026 - 02:25 WIB
Nadezhdin awalnya dinyatakan sebagai "agen asing" pekan lalu sebelum ditahan pada hari Senin atas sebuah video yang dia unggah ulang pada tahun 2023 yang secara singkat menunjukkan gambar Navalny. Ia juga dilarang meninggalkan Rusia.
Dinyatakan sebagai agen asing kemungkinan besar akan menghalanginya untuk mencalonkan diri, tetapi sebelum ia dihukum karena "simbol ekstremis," celah hukum memungkinkannya untuk mengumpulkan tanda tangan guna mendaftar sebagai kandidat.
Ia masih dapat mengajukan banding terhadap putusan tersebut, yang mendendanya 1.000 rubel (£9,50; USD13).
Nadezhdin menderita tekanan darah tinggi dan diabetes, dan sempat jatuh ketika muncul di pengadilan di kota kelahirannya, Dolgoprudny, di sebelah utara Moskow.
Menyangkal tuduhan terhadapnya, ia mengatakan tujuan sebenarnya adalah untuk membungkamnya dan mencegahnya mencalonkan diri untuk Duma (parlemen Rusia). Ia juga mengatakan kepada pengadilan bahwa ia tidak akan mampu membayar denda karena semua rekeningnya telah dibekukan.
Kemudian pada hari Jumat, blogger Remeslo juga muncul di pengadilan dan ditahan selama dua bulan sebelum persidangan. Pengacaranya mengatakan ia telah dibawa ke Moskow setelah ditahan beberapa jam sebelumnya di kota asalnya, St. Petersburg.
Remeslo mengatakan dia dituduh menyebarkan berita palsu tentang militer karena postingan blognya pada Maret 2026 yang berjudul Lima alasan mengapa saya berhenti mendukung Vladimir Putin.
Postingan di aplikasi pesan Telegram itu mengejutkan Rusia, karena Remeslo sebelumnya mendukung Putin dalam perang dan mengecam oposisi - terutama Navalny.
Dinyatakan sebagai agen asing kemungkinan besar akan menghalanginya untuk mencalonkan diri, tetapi sebelum ia dihukum karena "simbol ekstremis," celah hukum memungkinkannya untuk mengumpulkan tanda tangan guna mendaftar sebagai kandidat.
Ia masih dapat mengajukan banding terhadap putusan tersebut, yang mendendanya 1.000 rubel (£9,50; USD13).
Nadezhdin menderita tekanan darah tinggi dan diabetes, dan sempat jatuh ketika muncul di pengadilan di kota kelahirannya, Dolgoprudny, di sebelah utara Moskow.
Menyangkal tuduhan terhadapnya, ia mengatakan tujuan sebenarnya adalah untuk membungkamnya dan mencegahnya mencalonkan diri untuk Duma (parlemen Rusia). Ia juga mengatakan kepada pengadilan bahwa ia tidak akan mampu membayar denda karena semua rekeningnya telah dibekukan.
Kemudian pada hari Jumat, blogger Remeslo juga muncul di pengadilan dan ditahan selama dua bulan sebelum persidangan. Pengacaranya mengatakan ia telah dibawa ke Moskow setelah ditahan beberapa jam sebelumnya di kota asalnya, St. Petersburg.
Remeslo mengatakan dia dituduh menyebarkan berita palsu tentang militer karena postingan blognya pada Maret 2026 yang berjudul Lima alasan mengapa saya berhenti mendukung Vladimir Putin.
Postingan di aplikasi pesan Telegram itu mengejutkan Rusia, karena Remeslo sebelumnya mendukung Putin dalam perang dan mengecam oposisi - terutama Navalny.
Lihat Juga :