Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kamis, 16 Juli 2026 - 00:15 WIB
Perang Iran dan AS tak ada gunanya. Foto/X
TEHERAN - Setidaknya dua kapal dihentikan dengan "tembakan peringatan" dari IRGC selama 24 jam terakhir. Itu diungkapkan seorang koresponden Kantor Berita Tasnim dari selat tersebut.
Pembicaraan AS- Iran terhenti karena pertempuran di selat tersebut semakin intensif. Ketika AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran pada dasarnya menutup jalur air tersebut untuk pelayaran, sebuah langkah yang menyebabkan harga minyak, pupuk, dan banyak barang lainnya melonjak dan memberi Iran pengaruh besar dalam negosiasi.
Kemudian, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan telah menyelesaikan serangkaian serangan selama 90 menit terhadap Iran pada pukul 7:30 pagi waktu Washington, DC (11:30 GMT, 3 sore waktu Teheran).
“CENTCOM meluncurkan amunisi presisi terhadap sistem pertahanan pantai dan lokasi penyimpanan dan peluncuran rudal jelajah di Pulau Tunb Raya selama gelombang 90 menit,” katanya dalam sebuah unggahan di X, mengklaim bahwa serangan tersebut semakin “menurunkan” kemampuan Iran untuk menyerang kapal komersial di Selat Hormuz.
Pembicaraan AS- Iran terhenti karena pertempuran di selat tersebut semakin intensif. Ketika AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari, Teheran pada dasarnya menutup jalur air tersebut untuk pelayaran, sebuah langkah yang menyebabkan harga minyak, pupuk, dan banyak barang lainnya melonjak dan memberi Iran pengaruh besar dalam negosiasi.
Kemudian, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan telah menyelesaikan serangkaian serangan selama 90 menit terhadap Iran pada pukul 7:30 pagi waktu Washington, DC (11:30 GMT, 3 sore waktu Teheran).
“CENTCOM meluncurkan amunisi presisi terhadap sistem pertahanan pantai dan lokasi penyimpanan dan peluncuran rudal jelajah di Pulau Tunb Raya selama gelombang 90 menit,” katanya dalam sebuah unggahan di X, mengklaim bahwa serangan tersebut semakin “menurunkan” kemampuan Iran untuk menyerang kapal komersial di Selat Hormuz.
Lihat Juga :