Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:25 WIB
“AS, sekali lagi, melakukan apa yang paling dikuasainya: menyerang Iran secara militer, karena kita memang memiliki supremasi militer. Tetapi kenyataan yang disayangkan adalah bahwa seberapa pun kita menyerang daerah pesisir, kita tidak dapat cukup mengurangi potensi Iran untuk mengancam pelayaran melalui selat ini,” kata Eyre.

Dan itu “karena Iran memiliki begitu banyak rudal, begitu banyak drone, begitu banyak kapal serang kecil yang dapat mengancam kapal,” tambahnya.

Alan Eyre, mantan diplomat senior AS dan anggota tim negosiasi AS untuk perjanjian nuklir Iran 2015, mengatakan perang AS dan Israel terhadap Iran telah mengganggu keseimbangan strategis kawasan tersebut.

“Dengan perang pada bulan Juni, dan sampai batas tertentu tahun lalu juga, Presiden Trump mengambil sistem yang kompleks dan menghancurkannya,” kata Eyre kepada Al Jazeera. “Akan butuh waktu bagi sistem kompleks di wilayah Teluk Persia ini untuk menemukan keseimbangan baru, homeostasis baru. Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan; saya tidak tahu seperti apa hasilnya. Tetapi kita tahu bahwa itu tidak akan seperti sebelumnya.”

Dan “itu disayangkan, karena wilayah baru ini akan jauh kurang stabil, dan Iran akan jauh lebih berbahaya,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!