Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:03 WIB
Mereka menambahkan bahwa Abu Dhabi telah melakukan diversifikasi pengadaan senjata dari berbagai negara untuk memperkuat kemampuan pertahanan secara keseluruhan.
Namun, seorang investor Eropa mengatakan kepada MEE bahwa ada juga ketegangan yang mendasari antara UEA dan Rusia terkait dukungan Moskow terhadap Iran selama perang, karena Teheran telah mengirimkan drone dan rudal balistik ke negara Teluk tersebut.
Penjualan tersebut tidak akan tercakup oleh sanksi AS, karena kesepakatan tersebut akan dilakukan antara Turki dan UEA, bukan dengan Rusia.
Menurut sumber-sumber tersebut, Moskow sebelumnya menolak untuk mengambil kembali sistem Turki tersebut, meskipun ada laporan yang menyatakan sebaliknya.
Pengumuman yang direncanakan Turki pada hari Jumat yang menyatakan kepada publik bahwa Ankara telah memulai pembicaraan untuk menjual sistem tersebut ke negara ketiga dibatalkan, menurut sebuah sumber, yang tidak menyebutkan alasannya.
Motivasi Rusia untuk mengizinkan langkah tersebut masih belum jelas. Orang-orang dalam Ankara berspekulasi bahwa Moskow dapat meminta beberapa konsesi dari Turki sebagai imbalannya. Sebagai contoh, kesepakatan gas penting Turki dengan Rusia belum diperbarui, dan negosiasi mengenai masalah ini masih berlanjut.
Namun, seorang investor Eropa mengatakan kepada MEE bahwa ada juga ketegangan yang mendasari antara UEA dan Rusia terkait dukungan Moskow terhadap Iran selama perang, karena Teheran telah mengirimkan drone dan rudal balistik ke negara Teluk tersebut.
Penjualan tersebut tidak akan tercakup oleh sanksi AS, karena kesepakatan tersebut akan dilakukan antara Turki dan UEA, bukan dengan Rusia.
Menurut sumber-sumber tersebut, Moskow sebelumnya menolak untuk mengambil kembali sistem Turki tersebut, meskipun ada laporan yang menyatakan sebaliknya.
Pengumuman yang direncanakan Turki pada hari Jumat yang menyatakan kepada publik bahwa Ankara telah memulai pembicaraan untuk menjual sistem tersebut ke negara ketiga dibatalkan, menurut sebuah sumber, yang tidak menyebutkan alasannya.
Motivasi Rusia untuk mengizinkan langkah tersebut masih belum jelas. Orang-orang dalam Ankara berspekulasi bahwa Moskow dapat meminta beberapa konsesi dari Turki sebagai imbalannya. Sebagai contoh, kesepakatan gas penting Turki dengan Rusia belum diperbarui, dan negosiasi mengenai masalah ini masih berlanjut.
(ahm)
Lihat Juga :