Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:24 WIB
Mereka menambahkan Abu Dhabi telah melakukan diversifikasi pengadaan senjatanya dari berbagai negara untuk memperkuat kemampuan pertahanan secara keseluruhan.

Namun, seorang investor Eropa mengatakan kepada MEE bahwa ada juga ketegangan yang mendasari antara UEA dan Rusia terkait dukungan Moskow untuk Iran selama perang, karena Teheran telah mengirimkan drone dan rudal balistik ke negara Teluk tersebut.

Penjualan tersebut tidak akan tercakup oleh sanksi AS, karena kesepakatan tersebut akan dilakukan antara Turki dan UEA, bukan dengan Rusia.

Menurut sumber-sumber tersebut, Moskow sebelumnya menolak mengambil kembali sistem Turki, meskipun ada laporan yang menyatakan sebaliknya.

Pengumuman yang direncanakan Turki pada hari Jumat yang menyatakan kepada publik bahwa Ankara telah memulai pembicaraan untuk menjual sistem tersebut ke negara ketiga dibatalkan, menurut sebuah sumber, yang tidak menyebutkan alasannya.

Motivasi Rusia untuk mengizinkan langkah tersebut masih belum jelas. Orang-orang dalam Ankara berspekulasi Moskow dapat meminta beberapa konsesi dari Turki sebagai imbalannya. Misalnya, kesepakatan gas penting Turki dengan Rusia belum diperbarui, dan negosiasi mengenai masalah ini masih berlanjut.

Baca juga: Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!