Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Jum'at, 10 Juli 2026 - 15:07 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Foto/anadolu
RAMALLAH - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengeluarkan dekrit presiden yang menetapkan 28 November 2026 sebagai tanggal pemilihan legislatif. Langkah itu dilaporkan kantor berita resmi WAFA pada hari Kamis (9/7/2026).
Dekrit tersebut menyerukan warga Palestina di Yerusalem, Tepi Barat, dan Jalur Gaza untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum legislatif yang bebas dan langsung untuk memilih anggota Dewan Legislatif Palestina.
Dikeluarkan berdasarkan Dekrit-Undang-Undang No. 1 tahun 2007 tentang pemilihan umum dan amandemennya, dekrit tersebut menandai pemungutan suara legislatif pertama sejak Januari 2006.
WAFA mengatakan tanggal pemilihan presiden, yang direncanakan pada kuartal pertama tahun 2027, akan diumumkan sesuai dengan undang-undang tersebut.
Abbas, yang telah berkuasa selama 21 tahun setelah menjabat pada Januari 2005, terpilih untuk masa jabatan empat tahun tetapi tetap menjabat karena pemilihan presiden dan legislatif berikutnya berulang kali ditunda.
Baca juga: Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Dekrit tersebut menyerukan warga Palestina di Yerusalem, Tepi Barat, dan Jalur Gaza untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum legislatif yang bebas dan langsung untuk memilih anggota Dewan Legislatif Palestina.
Dikeluarkan berdasarkan Dekrit-Undang-Undang No. 1 tahun 2007 tentang pemilihan umum dan amandemennya, dekrit tersebut menandai pemungutan suara legislatif pertama sejak Januari 2006.
WAFA mengatakan tanggal pemilihan presiden, yang direncanakan pada kuartal pertama tahun 2027, akan diumumkan sesuai dengan undang-undang tersebut.
Abbas, yang telah berkuasa selama 21 tahun setelah menjabat pada Januari 2005, terpilih untuk masa jabatan empat tahun tetapi tetap menjabat karena pemilihan presiden dan legislatif berikutnya berulang kali ditunda.
Baca juga: Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
(sya)
Lihat Juga :