Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ

Jum'at, 10 Juli 2026 - 14:26 WIB
Kapal pesiar Scarlet Lady pembawa 2.000 penumpang LGBTQ+ dilarang berlabuh di Alexandria, Mesir. Kapal ini sebelumnya juga dilarang berlabuh di dua pelabuhan di Turki. Foto/X @Old_SchoolEddie
KAIRO - Pihak berwenang Mesir menolak mengizinkan kapal pesiar Scarlet Lady yang membawa sekitar 2.000 penumpang LGBTQ+ untuk berlabuh. Tindakan ini mengikuti langkah serupa dari Turki yang menolak kapal tersebut mengakses dua pelabuhannya.

Otoritas Mesir belum memberikan alasan resmi atas keputusan tersebut.

Baca Juga: Demi Moral, Turki Tolak Beralabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ

Para penumpang, termasuk bintang musikal Broadway; Patti LuPone, terbangun pada hari Kamis dan menemukan surat yang diselipkan di bawah pintu kabin mereka yang memberitahukan bahwa kapal tersebut telah ditolak masuk ke perairan Mesir dan tidak akan lagi singgah di Alexandria seperti yang direncanakan.

Awak kapal pun dipaksa segera mencari pelabuhan alternatif. Kapal pesiar Scarlet Lady milik perusahaan Virgin Voyages. Namun, acara untuk kaum LGBTQ+ (lesbian, gay, biseksual, transgender, queer, dan plus) tersebut diselenggarakan oleh perusahaan Atlantis Events.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!