AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Kamis, 09 Juli 2026 - 06:56 WIB
Beberapa jam sebelumnya, Trump menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran pada dasarnya telah berakhir. “Saya pikir sudah berakhir. Saya tidak ingin berurusan dengan mereka lagi. Mereka sampah,” katanya kepada wartawan selama pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Turki.
Sementara itu, Mohsen Rezaei, penasihat militer untuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, bersumpah akan memberikan “hukuman berat” atas serangan AS tersebut.
AS mengatakan telah menyerang lebih dari 80 target di Iran pada hari Rabu setelah tiga kapal komersial terkena proyektil. Meskipun Teheran tidak mengeklaim tanggung jawab atas insiden tersebut, media Iran melaporkan bahwa kapal-kapal tersebut telah mencoba melewati Selat Hormuz yang strategis tanpa izin.
AS dan Iran telah berselisih mengenai interpretasi nota kesepahaman (MoU) yang mereka tandatangani pada 17 Juni. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Iran setuju untuk membuat pengaturan dengan upaya terbaiknya untuk jalur aman kapal komersial melintasi Selat Hormuz.
Pada saat yang sama, Iran dan Oman akan memulai negosiasi untuk menentukan administrasi dan layanan maritim di masa depan di jalur perairan tersebut. Iran telah berulang kali menegaskan bahwa mereka memiliki hak untuk mengatur lalu lintas dan memungut bea.
Sementara itu, Mohsen Rezaei, penasihat militer untuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, bersumpah akan memberikan “hukuman berat” atas serangan AS tersebut.
AS mengatakan telah menyerang lebih dari 80 target di Iran pada hari Rabu setelah tiga kapal komersial terkena proyektil. Meskipun Teheran tidak mengeklaim tanggung jawab atas insiden tersebut, media Iran melaporkan bahwa kapal-kapal tersebut telah mencoba melewati Selat Hormuz yang strategis tanpa izin.
AS dan Iran telah berselisih mengenai interpretasi nota kesepahaman (MoU) yang mereka tandatangani pada 17 Juni. Berdasarkan kesepakatan tersebut, Iran setuju untuk membuat pengaturan dengan upaya terbaiknya untuk jalur aman kapal komersial melintasi Selat Hormuz.
Pada saat yang sama, Iran dan Oman akan memulai negosiasi untuk menentukan administrasi dan layanan maritim di masa depan di jalur perairan tersebut. Iran telah berulang kali menegaskan bahwa mereka memiliki hak untuk mengatur lalu lintas dan memungut bea.
(mas)
Lihat Juga :