Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Rabu, 08 Juli 2026 - 15:33 WIB
Pengumuman itu datang beberapa jam setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan telah menyerang 85 fasilitas militer AS di Bahrain dan Kuwait dan menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak MQ-9 Amerika di atas provinsi Bushehr.
Serangan-serangan itu digambarkan oleh IRGC sebagai "respons awal" terhadap agresi udara AS terhadap pangkalan pesisir dan stasiun sipil di provinsi Hormozgan dan Mahshahr.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan telah menyerang 85 target militer AS di Bahrain dan Kuwait dengan rudal dan drone sebagai respons awal terhadap agresi Amerika terhadap wilayah Iran.
Pada Rabu pagi, media Iran melaporkan beberapa ledakan di dekat Kabupaten Sirik dan Pulau Qeshm di Provinsi Hormozgan, Iran selatan.
Seorang anggota IRGC gugur saat menghadapi drone AS yang agresif di kota pelabuhan selatan Mahshahr, demikian diumumkan oleh Wilayah Angkatan Laut Ketiga IRGC.
Serangan-serangan itu digambarkan oleh IRGC sebagai "respons awal" terhadap agresi udara AS terhadap pangkalan pesisir dan stasiun sipil di provinsi Hormozgan dan Mahshahr.
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan telah menyerang 85 target militer AS di Bahrain dan Kuwait dengan rudal dan drone sebagai respons awal terhadap agresi Amerika terhadap wilayah Iran.
Pada Rabu pagi, media Iran melaporkan beberapa ledakan di dekat Kabupaten Sirik dan Pulau Qeshm di Provinsi Hormozgan, Iran selatan.
Seorang anggota IRGC gugur saat menghadapi drone AS yang agresif di kota pelabuhan selatan Mahshahr, demikian diumumkan oleh Wilayah Angkatan Laut Ketiga IRGC.
Lihat Juga :